WONOGIRI, DMNETWORK — Ketua Harian DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Don Muzakir menegaskan bahwa APPSI lahir dari keresahan para pedagang pasar tradisional yang menghadapi semakin kuatnya ekspansi pasar modern di berbagai daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Don Muzakir saat memberikan arahan dalam Musyawarah Daerah (Musda) dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI Kabupaten Wonogiri yang digelar di Graha Saraswati, Jalan RM Said, Giriwono, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu sore (10/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 100 pedagang pasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonogiri. Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Wonogiri serta sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku usaha.
Pada kesempatan itu, Don Muzakir menyampaikan penghormatan kepada seluruh tamu undangan yang hadir serta mengapresiasi semangat para pedagang pasar yang tetap menjadi penggerak ekonomi rakyat di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Menurut Don, APPSI bukan organisasi yang lahir secara instan. Organisasi tersebut berdiri pada tahun 2004 atas inisiatif berbagai elemen pedagang pasar yang saat itu merasakan kekhawatiran terhadap pesatnya pertumbuhan pasar modern dan jaringan ritel nasional.
“APPSI lahir dari kegelisahan pedagang pasar. Saat itu banyak pedagang merasa perlu memiliki wadah perjuangan bersama untuk menjaga keberlangsungan usaha mereka,” kata Don.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran pasar modern telah mengubah pola persaingan usaha. Karena itu, pedagang pasar tradisional membutuhkan organisasi yang mampu memperjuangkan kepentingan mereka secara kolektif.
Menurut Don, tugas utama APPSI adalah melakukan pemberdayaan, pendampingan, dan advokasi terhadap para pedagang yang menggantungkan kehidupan keluarganya dari aktivitas berdagang.
“Yang harus diperjuangkan adalah bagaimana pedagang mendapatkan pendampingan, pemberdayaan, dan advokasi yang nyata sehingga mereka dapat berkembang dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Don juga menekankan pentingnya peran pengurus APPSI di tingkat daerah untuk hadir secara langsung di tengah pedagang. Organisasi, menurut dia, tidak boleh hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi harus mampu mendengar, memahami, dan memperjuangkan kebutuhan pedagang di lapangan.
Ia berharap kepengurusan baru DPD APPSI Kabupaten Wonogiri di bawah kepemimpinan Ibu Wahyu Widayati, S.E., M.Pd. dapat menjadi wadah aspirasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Lebih lanjut, Don mengaitkan perjuangan pedagang pasar dengan visi pembangunan ekonomi kerakyatan yang selama ini menjadi salah satu fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kebangkitan ekonomi kerakyatan sangat penting. Pedagang pasar merupakan bagian dari fondasi ekonomi nasional yang harus terus diperkuat,” katanya.
Don berharap APPSI Wonogiri dapat menjadi motor penggerak bagi peningkatan kesejahteraan pedagang pasar sekaligus memperkuat posisi pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. (Rist)