MAGELANG, DMNETWORK — Minggu pagi memiliki cerita yang berbeda bagi Asri Bening Cahyaningati (10). Di saat berbagai berita nasional diwarnai aksi demonstrasi mahasiswa di sejumlah kota besar seperti Jakarta dan Yogyakarta, siswi kelas 5 SD Pasuruhan 1 Mertoyudan, Kabupaten Magelang, itu justru menghabiskan waktunya dengan kegiatan sederhana namun penuh makna: memasak sarapan sendiri.
Bening yang tinggal tidak jauh dari lingkungan sekolahnya di Desa Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, tampak menikmati setiap tahapan memasak tanpa bantuan orang tua maupun pembimbing. Berbagai bahan dan adonan ia siapkan sendiri, dituangkan ke dalam mangkuk, diolah, lalu dimasak hingga siap disantap sebagai menu sarapan pagi.
Pada Minggu (14/6/2026), seluruh proses itu ia lakukan secara mandiri. Sesekali ia memperhatikan tingkat kematangan masakan, mengatur api kompor, hingga memastikan hasil akhirnya sesuai dengan yang diinginkan.
Bagi anak seusianya, dapur mungkin hanya dianggap sebagai tempat memasak. Namun bagi Bening, dapur menjadi ruang belajar yang menyenangkan. Di sana ia belajar mengenali bahan makanan, melatih ketelitian, membangun keberanian mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap apa yang dikerjakannya.
Kegiatan sederhana tersebut menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh dari aktivitas sehari-hari di lingkungan keluarga. Kemandirian tidak selalu diajarkan melalui teori atau nasihat panjang, melainkan melalui pengalaman langsung yang dijalani dengan rasa senang.
Ketika seorang anak diberi kesempatan untuk mencoba dan dipercaya menyelesaikan pekerjaannya sendiri, kemampuan mengelola diri akan berkembang secara alami. Rasa percaya diri pun tumbuh seiring keberhasilan-keberhasilan kecil yang diperoleh dari pengalaman tersebut.
Di tengah derasnya arus informasi dan berbagai peristiwa yang menyita perhatian publik, pemandangan seorang anak sekolah dasar yang tekun menyiapkan sarapan untuk dirinya sendiri menghadirkan pesan sederhana namun penting. Bahwa kemandirian bukanlah sesuatu yang muncul secara instan.
Sebaliknya, kemandirian lahir dari kebiasaan, tumbuh melalui pengalaman, dan berkembang ketika proses belajar itu dijalani dengan penuh kegembiraan.
Minggu pagi itu, Bening mungkin hanya sedang memasak sarapan. Namun tanpa disadari, ia juga sedang memasak masa depannya sendiri, sedikit demi sedikit, melalui keberanian untuk belajar dan bertanggung jawab atas apa yang ia kerjakan. (Rist)