APPSI Perkuat Konsolidasi di Daerah, Anjang Idin Pamungkas Nahkodai Pedagang Pasar Kabupaten Pekalongan

4 Min Read
DPD APPSI kabupaten pekalongan dilantik oleh ketua APPSI Jawa tengah (foto: joashua)

PEKALONGAN, DMNETWORK – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah sebagai bagian dari upaya memperjuangkan keberlangsungan pasar rakyat di tengah perubahan pola perdagangan nasional.

 Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan Anjang Idin Pamungkas sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI Kabupaten Pekalongan di Gedung PPNI Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (8/7).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Jawa Tengah, Haji Suwanto, disaksikan jajaran pengurus APPSI, para pedagang pasar, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Partai Gerindra, Muhamad Riski Iskandar Muda, yang memberikan dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pasar tradisional.

Dalam sambutannya, Haji Suwanto menegaskan bahwa APPSI bukan sekadar organisasi pedagang, melainkan wadah perjuangan yang selama ini konsisten memperjuangkan keberadaan pasar rakyat sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.

“APPSI lahir dari semangat persaudaraan dan perjuangan para pedagang pasar. Organisasi ini harus menjadi rumah besar yang mampu menyatukan aspirasi pedagang sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah dalam membangun pasar rakyat yang lebih maju, bersih, tertata, dan mampu bersaing,” ujarnya.

- Iklan -
Ad imageAd image

Ia berharap kepengurusan baru di Kabupaten Pekalongan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pedagang dengan pemerintah daerah serta menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan para pedagang.

“Saya percaya di bawah kepemimpinan Saudara Anjang Idin Pamungkas, APPSI Kabupaten Pekalongan akan semakin solid.” Katanya. 

Jangan pernah lelah membela kepentingan pedagang, karena pasar rakyat adalah denyut nadi ekonomi masyarakat,” katanya.

Suasana pelantikan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Di sela-sela sambutannya, Haji Suwanto beberapa kali menyampaikan pantun yang mengundang tepuk tangan dan gelak tawa para hadirin.

“Jalan-jalan ke Kota Batang, Pulang membawa ikan teri. Kalau pedagang kompak berjuang, Pasar rakyat pasti lestari.”

Pantun tersebut menjadi penyegar suasana sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya persatuan, gotong royong, dan optimisme dalam membangun masa depan pasar rakyat.

Sementara itu, Ketua DPD APPSI Kabupaten Pekalongan yang baru dilantik, Anjang Idin Pamungkas, menyatakan kesiapannya mengemban amanah organisasi dengan mengedepankan kepentingan para pedagang.

- Iklan -
Ad image

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan para pedagang. Saya ingin APPSI hadir di tengah pedagang, mendengar setiap persoalan mereka, lalu memperjuangkannya bersama pemerintah daerah,” katanya.

Menurut Anjang, tantangan yang dihadapi pasar tradisional saat ini semakin kompleks. Karena itu, organisasi harus hadir sebagai penghubung antara pedagang dengan pemerintah sekaligus menjadi motor penguatan ekonomi kerakyatan.

“Kami akan memperkuat organisasi hingga tingkat pasar, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, dan memastikan APPSI menjadi organisasi yang benar-benar memberi manfaat bagi pedagang di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Riski Iskandar Muda, juga mengapresiasi penguatan organisasi APPSI di Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, pasar rakyat masih memiliki posisi strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Pasar rakyat adalah fondasi ekonomi kerakyatan. Ketika pedagang diberi ruang untuk berkembang, sesungguhnya kita sedang memperkuat ekonomi daerah. Saya berharap APPSI terus menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan aspirasi pedagang dan ikut merumuskan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi pasar tradisional,” katanya.

Selama ini APPSI dikenal aktif mengawal berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pedagang pasar, mulai dari penataan pasar, perlindungan usaha mikro, stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga mendorong kebijakan yang berpihak kepada pelaku ekonomi kerakyatan. Di berbagai daerah, APPSI juga terus membangun sinergi dengan pemerintah agar pasar tradisional tetap menjadi ruang ekonomi yang sehat, kompetitif, sekaligus menjadi pusat interaksi sosial masyarakat.

Pelantikan DPD APPSI Kabupaten Pekalongan menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan organisasi hingga ke daerah. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan APPSI semakin mampu mengawal aspirasi pedagang, meningkatkan daya saing pasar rakyat, serta memperkuat perannya sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan. (Joashua)

Share This Article