DMNETWORK — KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya penguatan pasar tradisional sebagai fondasi ekonomi kerakyatan. Di tengah pesatnya pertumbuhan pusat perbelanjaan modern dan perubahan pola konsumsi masyarakat, pasar rakyat dinilai tetap memiliki peran strategis dalam menjaga perputaran ekonomi lokal.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Karanganyar, Robert Christanto, saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Menurut Robert, keberadaan pasar tradisional tidak dapat dipandang sekadar sebagai tempat transaksi jual beli. Lebih dari itu, pasar rakyat merupakan ruang ekonomi yang menopang kehidupan masyarakat kecil sekaligus menjadi bagian penting dari rantai ekonomi sektor pertanian di daerah.
“Pasar tradisional harus dibangkitkan. Tantangan yang dihadapi saat ini cukup besar, terutama dengan hadirnya pasar modern dan pusat-pusat perbelanjaan. Namun pasar rakyat tetap menjadi fondasi ekonomi masyarakat Karanganyar,” ujarnya.
Ia menilai, keberlangsungan pasar tradisional memiliki hubungan erat dengan kesejahteraan petani, pedagang, serta pelaku usaha mikro yang selama ini menggantungkan penghidupan dari aktivitas ekonomi di pasar rakyat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyatakan siap memberikan dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan APPSI dalam memperkuat daya saing pedagang pasar.
“Secara pribadi maupun sebagai pemerintah daerah, kami mendukung penuh gerakan APPSI untuk membangkitkan pasar rakyat dan memperkuat ekonomi masyarakat,” kata Robert.
Dalam kesempatan yang sama, DPD APPSI Kabupaten Karanganyar resmi dipimpin oleh Ilhamsyah. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pedagang pasar dengan pemerintah sehingga berbagai persoalan yang dihadapi pedagang dapat ditangani secara lebih cepat dan terukur.
Ketua Harian APPSI Don Muzakir dan Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, Suwanto SE, MM, yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan pentingnya organisasi pedagang pasar dalam memperjuangkan kepentingan para pelaku usaha kecil di tengah perubahan zaman.
Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, Suwanto, SE,MM, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjaga soliditas organisasi. Dengan gaya khas yang mengundang tawa peserta, ia menutup sambutannya dengan kalimat, “Kesepian tanpa kekasih, sekian dan terima kasih.”
Acara pengukuhan juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Karanganyar, perwakilan pedagang pasar, serta Ketua TMI Jawa Tengah, Wawan Pramono.
Bagi Pemerintah Kabupaten Karanganyar, penguatan pasar rakyat bukan hanya soal mempertahankan tradisi perdagangan yang telah berlangsung turun-temurun. Lebih dari itu, pasar tradisional dipandang sebagai instrumen penting untuk menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah kompetisi yang semakin ketat dengan sektor ritel modern dan perdagangan berbasis digital.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan penguatan organisasi pedagang, pasar rakyat diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang menjadi pusat ekonomi lokal yang lebih tertata, modern, dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat kecil.(*)