Don Muzakir Dorong APPSI Karanganyar Kawal Program Pasar Wisata Tawangmangu demi Ekonomi Rakyat

5 Min Read
Don Muzakir meminta APPSI Karanganyar mengawal pengembangan Pasar Wisata Tawangmangu sebagai penggerak ekonomi lokal. (MR/DMnetwork)

DMNETWORK — KARANGANYAR – Gagasan Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk mengembangkan Pasar Wisata Tawangmangu mendapat dukungan penuh dari Ketua Harian Nasional, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Don Muzakir. Ia meminta pengurus baru DPD APPSI Kabupaten Karanganyar tidak hanya menjadi organisasi pedagang, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam merealisasikan program strategis tersebut.

Pesan itu disampaikan Don saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan pengurus DPD APPSI Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Menurutnya, momentum pelantikan harus menjadi titik awal lahirnya gerakan bersama untuk memperkuat eksistensi pasar rakyat di tengah perubahan pola perdagangan yang semakin dinamis.

Don menilai konsep pasar wisata merupakan inovasi yang mampu menjawab tantangan zaman. Di tengah berkembangnya pusat perbelanjaan modern dan perdagangan digital, pasar tradisional memerlukan nilai tambah agar tetap menjadi pilihan masyarakat sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan pedagang.

Dalam sambutannya, Don mengapresiasi kehadiran Bupati Karanganyar H. Robert Christanto bersama Wakil Bupati yang hadir langsung dalam prosesi pengukuhan pengurus APPSI. Baginya, kehadiran pimpinan daerah menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.

- Iklan -
Ad imageAd image

Ia mengatakan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan organisasi pedagang akan mempermudah pelaksanaan berbagai program pengembangan pasar rakyat.

“Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati merupakan bentuk perhatian terhadap nasib pedagang pasar. Sinergi seperti ini menjadi modal penting untuk membangun pasar rakyat yang lebih maju dan mampu bersaing,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Don juga menyampaikan salam dari Ketua Umum APPSI, Sudaryono, kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa semangat baru dalam memperjuangkan aspirasi pedagang pasar di Karanganyar.

Salah satu poin yang mendapat perhatian Don adalah penyampaian Bupati Karanganyar mengenai rencana menjadikan kawasan pasar di Tawangmangu sebagai destinasi wisata berbasis ekonomi rakyat.

Menurutnya, gagasan tersebut memiliki prospek besar karena Tawangmangu selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Jawa Tengah yang setiap tahun dikunjungi ribuan wisatawan.

- Iklan -
Ad image

Apabila konsep pasar wisata diwujudkan dengan baik, pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya lokal, produk UMKM, kerajinan tangan, hingga kuliner khas Karanganyar.

Karena itu, Don meminta Ketua DPD APPSI Karanganyar beserta seluruh jajaran pengurus menjadikan pengembangan Pasar Wisata Tawangmangu sebagai agenda prioritas organisasi.

Ia menegaskan APPSI harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal setiap tahapan program, mulai dari perencanaan hingga implementasi di lapangan.

Menurut Don, transformasi pasar rakyat menjadi pasar wisata akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dibanding fungsi pasar konvensional.

Selain meningkatkan aktivitas perdagangan, konsep tersebut dapat memperpanjang lama kunjungan wisatawan sehingga berdampak pada peningkatan omzet pedagang, pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga sektor perhotelan dan kuliner.

Pasar wisata juga diyakini mampu menjadi etalase produk unggulan daerah yang memperkenalkan identitas lokal kepada wisatawan dari berbagai daerah.

Dengan konsep yang tertata, bersih, nyaman, dan didukung aktivitas budaya, pasar rakyat dapat berkembang menjadi ruang publik yang menarik sekaligus memperkuat daya saing daerah di sektor pariwisata.

Don menekankan keberhasilan pengembangan pasar wisata tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif pedagang, organisasi, pelaku usaha, serta masyarakat agar program berjalan secara berkelanjutan.

APPSI diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pedagang dan pemerintah sehingga setiap kebijakan dapat disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

Melalui kolaborasi yang kuat, pasar rakyat dapat bertransformasi menjadi pusat ekonomi modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai kerakyatan dan budaya lokal.

Di tengah pesatnya perkembangan ritel modern dan perdagangan digital, keberadaan pasar tradisional masih memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Karena itu, inovasi seperti Pasar Wisata Tawangmangu dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga eksistensi pasar rakyat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pedagang.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, APPSI, dan seluruh pemangku kepentingan, program ini diharapkan mampu menjadi model pengembangan pasar rakyat yang memadukan sektor perdagangan, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu ekosistem yang saling menguatkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Karanganyar.(*)

Share This Article