Demlot Tani Merdeka di Colomadu Disiapkan Jadi Laboratorium Pertanian Berkelanjutan

4 Min Read
Tanaman sayuran yang tumbuh subur di demlot TMI Jateng di Colomadu (Aris)

KARANGANYAR, DMNETWORK — Hamparan lahan seluas 2.100 meter persegi di Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, kini menghadirkan pemandangan yang berbeda. Lahan yang sebelumnya dikenal kering dan kurang produktif itu perlahan berubah menjadi kawasan pertanian hortikultura yang hijau dan tertata.

Di lokasi tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah mengembangkan demplot pertanian yang ditanami berbagai komoditas hortikultura, mulai dari cabai, bayam, jagung, kacang panjang, hingga terong. Tanaman-tanaman itu tumbuh subur dan menjadi bukti bahwa lahan marginal dapat diubah menjadi sumber produktivitas apabila dikelola dengan pendekatan yang tepat.

Tidak hanya tanaman, kawasan demplot juga dilengkapi peternakan terpadu berupa beberapa ekor kambing dan tiga ekor kuda. Di tengah area berdiri sebuah rumah joglo yang difungsikan sebagai pusat diskusi, pelatihan, dan pertukaran pengetahuan mengenai pertanian.

Wawan Pramono, Selasa (9-6/2026) yang setiap hari mengelola dan mendampingi aktivitas di lokasi tersebut, mengatakan bahwa demplot ini disiapkan bukan sekadar sebagai lahan percontohan biasa.

- Iklan -
Ad imageAd image

“Kami siapkan demplot ini untuk memberi contoh bagaimana menanam, bagaimana mengolah pupuk organik, sekaligus membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Wawan, keberadaan demplot di Colomadu diharapkan menjadi rujukan bagi anggota Tani Merdeka Indonesia di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Para petani nantinya dapat belajar langsung mengenai teknik budidaya, pemanfaatan pupuk organik, pengelolaan lahan sempit, hingga integrasi antara sektor tanaman pangan dan peternakan.

Ia menilai pertanian masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada hasil panen. Petani juga harus mampu membangun sistem usaha tani yang efisien, ramah lingkungan, dan mampu mengurangi ketergantungan terhadap input produksi yang mahal.

Karena itu, konsep yang diterapkan di demplot tersebut menggabungkan budidaya hortikultura, peternakan, pengolahan pupuk organik, serta ruang edukasi bagi petani.

“Harapannya petani tidak hanya melihat hasil akhirnya, tetapi memahami seluruh prosesnya. Mulai dari pengolahan tanah, pembibitan, pemupukan, hingga pemasaran hasil pertanian,” katanya.

- Iklan -
Ad image

Keberadaan demplot tersebut dinilai sejalan dengan karakter Kabupaten Karanganyar yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah pertanian penting di Jawa Tengah. Selain menjadi sentra produksi padi, Karanganyar juga memiliki potensi besar pada sektor hortikultura, sayuran dataran tinggi, serta tanaman pangan lainnya.

Data Pemerintah Kabupaten Karanganyar menunjukkan daerah ini merupakan salah satu lumbung pangan Jawa Tengah dengan luas panen padi mencapai lebih dari 22 ribu hektare dan produksi mencapai sekitar 140 ribu ton per tahun. Selain padi, komoditas jagung, kacang tanah, ubi kayu, dan aneka sayuran juga menjadi andalan masyarakat pedesaan.

Potensi tersebut didukung kondisi geografis Karanganyar yang membentang dari kawasan dataran rendah hingga lereng Gunung Lawu. Variasi ketinggian wilayah menciptakan iklim yang cocok untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura, mulai dari sayuran daun, cabai, buah-buahan, hingga tanaman biofarmaka.

Bagi Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah, demplot Desa Bolon menjadi langkah kecil yang diharapkan mampu memberi dampak besar. Di tengah tantangan perubahan iklim, keterbatasan lahan, dan meningkatnya kebutuhan pangan, keberadaan lahan percontohan seperti ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar bersama bagi petani untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dari lahan seluas 2.100 meter persegi itu, Tani Merdeka ingin menunjukkan bahwa pertanian tidak selalu ditentukan oleh luasnya lahan, melainkan oleh pengetahuan, ketekunan, dan kemampuan mengelola sumber daya yang tersedia secara bijak. Arist

Share This Article