Don Muzakir: APPSI Lahir dari Perjuangan Pedagang Pasar Melawan Ketimpangan Ekonomi

3 Min Read
Don Muzakir, ketua harian DPP APPSI (foto: Joshua)

SUKOHARJO, DMNETWORK — Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir menegaskan bahwa Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) lahir dari kegelisahan para pedagang pasar tradisional yang menghadapi semakin kuatnya ekspansi pasar modern di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Don Muzakir saat memberikan arahan dalam Musyawarah Daerah (Musda) dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI Kabupaten Sukoharjo di lantai 2 Soto Pak Harjo, Jalan Slamet Riyadi, Sukoharjo, Rabu (10/6/2026).

Pada awal sambutannya, Don Muzakir menyampaikan penghormatan kepada Ibu Titik Suprapti selaku Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukoharjo yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

- Iklan -
Ad imageAd image

Menurut Don, APPSI bukanlah organisasi yang lahir secara tiba-tiba. Organisasi tersebut telah berdiri selama 22 tahun dan dibentuk sebagai respons atas berbagai persoalan yang dihadapi pedagang pasar tradisional.

“APPSI lahir pada tahun 2004 atas inisiatif berbagai elemen pedagang pasar yang saat itu merasakan kegelisahan terhadap perkembangan pasar modern yang tumbuh sangat cepat,” kata Don.

Ia menjelaskan, munculnya jaringan ritel modern di berbagai daerah telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang pasar tradisional. Kondisi tersebut mendorong lahirnya gerakan bersama untuk memperjuangkan keberlangsungan usaha pedagang kecil yang menjadi bagian penting dari ekonomi rakyat.

Karena itu, lanjut Don, APPSI memiliki tugas utama untuk melakukan pemberdayaan, pendampingan, dan advokasi bagi para pedagang pasar yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas perdagangan sehari-hari.

“Yang harus diperjuangkan adalah bagaimana pedagang mendapatkan pendampingan, pemberdayaan, dan advokasi yang nyata,” ujarnya.

- Iklan -
Ad image

Don menilai keberadaan DPD APPSI Kabupaten Sukoharjo harus mampu menjangkau para pedagang secara langsung. Dengan keberadaan 12 pasar tradisional di wilayah tersebut, pengurus APPSI diharapkan aktif turun ke lapangan untuk mendengar persoalan yang dihadapi para pedagang.

Menurutnya, organisasi tidak boleh hanya hadir dalam forum formal, tetapi harus menjadi wadah yang mampu menyerap aspirasi dan memperjuangkan kebutuhan pedagang di tingkat akar rumput.

Lebih lanjut, Don mengaitkan perjuangan pedagang pasar dengan cita-cita membangun ekonomi kerakyatan sebagaimana sering disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

“Kebangkitan ekonomi kerakyatan itu penting. Karena itu APPSI harus hadir untuk memperkuat posisi pedagang pasar sebagai bagian dari fondasi ekonomi nasional,” katanya.

Ia berharap kepengurusan baru APPSI Sukoharjo mampu menjadi motor penggerak perjuangan pedagang pasar tradisional sekaligus membangun kemitraan yang konstruktif dengan pemerintah daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Rist)

Share This Article