Modi Soroti Peran Prabowo dalam Diplomasi Indonesia-India, Prambanan Jadi Penegas Kemitraan Strategis

4 Min Read
Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan pernyataan pers usai pertemuan di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta. (istimewa/DMNetwork)

DMNETWORK.COM – YOGYAKARTA – Perdana Menteri India Narendra Modi menutup kunjungan kenegaraan selama tiga hari di Indonesia dengan menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Bagi Modi, perhatian yang diberikan Presiden Prabowo sepanjang rangkaian agenda kenegaraan mencerminkan kualitas hubungan bilateral yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menunjukkan komitmen politik kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis.

Pernyataan tersebut disampaikan Modi saat konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).

“Presiden sejak saya tiba di Indonesia hingga sebentar lagi saya meninggalkan negara ini, Anda telah meluangkan begitu banyak waktu untuk mendampingi saya,” kata Narendra Modi.

Menurut Modi, seluruh agenda selama kunjungan berlangsung dengan persiapan yang matang. Di luar agenda resmi pemerintahan, ia juga mengaku memperoleh pengalaman yang memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia serta keramahan masyarakat yang menjadi modal penting dalam mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

“Selama kunjungan tiga hari saya di sini, saya mendapatkan pengalaman yang sangat, sangat menyenangkan. Saya dapat merasakan semerbak kehidupan, keriangan masyarakatnya, serta warisan budaya bangsa ini,” ujarnya.

Atas nama sekitar 1,4 miliar rakyat India, Modi menyampaikan penghargaan kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas sambutan yang dinilainya berlangsung hangat, penuh persahabatan, dan mencerminkan kedekatan historis kedua bangsa.

- Iklan -
Ad imageAd image

Diplomasi Personal Perkuat Hubungan Bilateral

Kunjungan Narendra Modi memperlihatkan bagaimana diplomasi personal antar kepala pemerintahan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat hubungan bilateral.

Sejak memasuki wilayah udara Indonesia pada Senin (6/7/2026), pesawat PM India mendapat pengawalan tiga pesawat tempur F-16 dan dua Sukhoi TNI Angkatan Udara sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara.

Setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung Modi melalui upacara kenegaraan lengkap dengan pasukan kehormatan, korps musik militer, enam kali dentuman salvo, hingga pertunjukan seni budaya Nusantara.

Pendampingan Presiden Prabowo tidak berhenti pada seremoni penyambutan. Presiden turut mendampingi PM Modi dalam pertemuan bilateral di Istana Negara, agenda kenegaraan di Kompleks DPR/MPR RI bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hingga menghadiri Indian Community Reception di Jakarta International Convention Center (JICC).

Konsistensi pendampingan tersebut menjadi sinyal diplomatik mengenai pentingnya posisi India sebagai salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.

- Iklan -
Ad image

Prambanan dan Diplomasi Berbasis Peradaban

Penutupan kunjungan di Kompleks Candi Prambanan memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar pemilihan lokasi wisata budaya.

Sebagai situs Warisan Dunia UNESCO yang merekam kuatnya pengaruh peradaban India dalam sejarah Nusantara, Prambanan menjadi simbol kedekatan historis yang melampaui hubungan politik kontemporer.

Di lokasi tersebut, Presiden Prabowo dan PM Modi meninjau rencana kerja sama restorasi serta konservasi Candi Prambanan. Langkah ini memperlihatkan bahwa diplomasi Indonesia dan India mulai memberi ruang lebih besar pada kerja sama pelestarian budaya sebagai bagian dari agenda strategis kedua negara.

Pendekatan ini sekaligus memperkuat dimensi soft power diplomacy, yakni penggunaan kebudayaan, sejarah, dan warisan peradaban sebagai instrumen membangun kepercayaan dan mempererat hubungan internasional.

Kemitraan yang Terus Berkembang

Hubungan Indonesia dan India dalam beberapa tahun terakhir berkembang di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pertahanan, teknologi, hingga pendidikan. Kunjungan kenegaraan Narendra Modi mempertegas arah tersebut melalui kombinasi kerja sama strategis dan diplomasi budaya.

Apresiasi yang disampaikan Modi kepada Presiden Prabowo menjadi penanda bahwa hubungan kedua negara tidak hanya dibangun melalui kesepakatan formal antarpemerintah, tetapi juga melalui kepercayaan personal antar pemimpin dan penghormatan terhadap warisan sejarah yang dimiliki bersama.

Penutupan kunjungan di Candi Prambanan memperlihatkan pesan diplomatik yang kuat: Indonesia dan India ingin menjadikan kedekatan sejarah sebagai fondasi untuk membangun kemitraan yang semakin relevan dalam menghadapi dinamika kawasan dan tantangan global di masa depan.(*)

Share This Article