Pelampung Ditemukan di Selat Sunda, Pencarian Lima Wartawan Masih Berlanjut

2 Min Read
Pelampung yang ditemukan di perairan sekitar gunung Krakatau (foto: istimewa/DMNetwork)

Pesan terakhir dari salah satu wartawan diterima keluarga pada pukul 18.13 WIB.

Dalam pesan itu disebutkan rombongan telah tiba di perairan sekitar Anak Gunung Krakatau.

Jumat, 11 September 2026

PANDEGLANG, DMNETWORK – Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap lima wartawan dan tiga orang lainnya yang hilang kontak di perairan Anak Gunung Krakatau, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Pada hari kelima pencarian, tim menemukan benda yang diduga pelampung di perairan Selat Sunda.

Penemuan tersebut menjadi salah satu perkembangan dalam operasi pencarian rombongan yang hilang sejak Senin (7/9/2026).

- Iklan -
Ad imageAd image

Namun, belum ada kepastian apakah pelampung tersebut merupakan bagian dari perlengkapan kapal yang membawa lima wartawan dan tiga orang lainnya.

Pencarian terus dilakukan

Rombongan berangkat dari kawasan Carita pada Senin untuk meliput aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.

Kapal cepat tersebut kemudian kehilangan kontak.

Pesan terakhir dari salah satu wartawan diterima keluarga pada pukul 18.13 WIB.

Dalam pesan itu disebutkan rombongan telah tiba di perairan sekitar Anak Gunung Krakatau.

- Iklan -
Ad image

Setelah itu, komunikasi terputus.

Tim SAR masih menyisir perairan

Tim SAR sebelumnya mengerahkan kapal pencarian, termasuk kapal TNI Angkatan Laut.

Operasi juga didukung drone termal dan peralatan penyelamatan air.

Area pencarian diperluas ke sejumlah wilayah Selat Sunda.

Kondisi aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau masih menjadi perhatian tim penyelamat.

Pelampung belum menjadi bukti korban ditemukan

Penemuan pelampung belum dapat memastikan keberadaan delapan orang yang hilang.

Tim SAR masih perlu memastikan asal pelampung dan kaitannya dengan kapal rombongan.

Keluarga korban masih menunggu kabar mengenai keberadaan para wartawan dan tiga orang lainnya.

Hingga berita ini ditulis, pencarian masih berlangsung. Redaksi

Share This Article
error: Content is protected !!