Musrenbangda Papua Tengah 2026 Perkuat Sinkronisasi Program dan Pengembangan SDM Daerah

5 Min Read
Musrenbangda Papua Tengah Jadi Forum Strategis Sinkronisasi Program dan Penguatan SDM (GK/DMnetwork)

DMNETWORK.COM — Musrenbangda Papua Tengah Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyatukan arah pembangunan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor di wilayah Papua Tengah. Forum perencanaan tahunan tersebut dinilai strategis karena mempertemukan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, legislatif, aparat keamanan, BUMN, hingga berbagai pemangku kepentingan pembangunan.

Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Dr ELIESER YOGI SE.,stp.M,SI menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) RKPD 2026 bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan ruang penyelarasan visi pembangunan agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Elkieser Yogi saat memberikan laporan pada pembukaan Musrenbangda RKPD 2026 di Ballroom Kantor Gubernur Bandara Lama, Nabire, Kamis 8 Mei 2025.

Musrenbangda Papua Tengah Fokus Sinkronisasi Program Prioritas

- Iklan -
Ad imageAd image

Kegiatan Musrenbangda Papua Tengah dibuka langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Dr. Meki Fritz Nawipa, SH., MH. Sejumlah kepala daerah dari delapan kabupaten di Papua Tengah turut hadir bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan organisasi perangkat daerah.

Turut hadir Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, Ketua DPR Papua Tengah Delius Tabuni, Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, serta unsur BUMN dan stakeholder pembangunan lainnya.

Dalam laporannya, Elkieser Yogi menjelaskan tema utama Musrenbangda RKPD 2026 yakni “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pemerintahan yang Bermartabat dan Efektif”.

Tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan kredibel.

Menurutnya, pembangunan Papua Tengah tidak hanya membutuhkan percepatan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu bersaing dan mandiri dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.

- Iklan -
Ad image

“Musrenbangda ini menjadi wadah untuk menyatukan persepsi seluruh pihak dalam penyempurnaan rancangan RKPD Provinsi Papua Tengah Tahun 2026,” ujar Elkieser Yogi.

Penguatan SDM Jadi Prioritas Musrenbangda Papua Tengah

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama pembangunan jangka panjang. Karena itu, penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat menjadi fokus dalam pembahasan program prioritas.

Melalui Musrenbangda Papua Tengah, pemerintah ingin memastikan setiap usulan pembangunan dari kabupaten maupun perangkat daerah dapat terintegrasi secara efektif dalam rencana pembangunan provinsi.

Elkieser mengatakan forum tersebut juga menjadi ruang koordinasi agar tidak terjadi tumpang tindih program antarinstansi.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar seluruh kebijakan pembangunan memiliki arah yang sama dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Musrenbangda diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah.

Musrenbangda Papua Tengah Dorong Tata Kelola Efektif

Dalam pelaksanaannya, Musrenbangda Papua Tengah juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan bermartabat.

Pemerintah daerah ingin memastikan setiap program pembangunan memiliki indikator yang jelas, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Menurut Elkieser, pembangunan daerah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan tata kelola pemerintahan yang baik. Karena itu, seluruh perangkat daerah didorong meningkatkan koordinasi, efisiensi program, dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Forum Musrenbangda juga menjadi sarana membangun komitmen bersama antara pemerintah, DPRD, aparat keamanan, serta seluruh elemen pembangunan dalam mendukung implementasi program prioritas daerah.

“Diharapkan ada kesepakatan bersama agar implementasi program prioritas berjalan efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua Tengah,” katanya.

Pemerintah Papua Tengah Perkuat Sinergi Pembangunan

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap hasil Musrenbangda Papua Tengah dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dunia usaha, dan masyarakat dianggap menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan di daerah otonomi baru tersebut.

Dengan koordinasi yang lebih kuat, pemerintah optimistis berbagai program prioritas dapat berjalan maksimal, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat lokal.

Musrenbangda RKPD 2026 sekaligus menjadi langkah awal pemerintah Papua Tengah dalam membangun tata kelola pembangunan yang lebih modern, aspiratif, dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah.(*)

Share This Article