Tani Merdeka Indonesia Dorong Pembukaan Lahan Pertanian di Nabire Barat Papua Tengah

5 Min Read
Kegiatan Tani Merdeka Indonesia membuka lahan pertanian dan irigasi di Kaladiri Nabire Barat Papua Tengah (gk/DMnetwork)

DMNETWORK.COM – Upaya pengembangan sektor pertanian di Papua Tengah terus didorong melalui keterlibatan langsung masyarakat dan organisasi tani di daerah. Salah satu langkah nyata dilakukan Tani Merdeka Indonesia melalui pembukaan lahan pertanian dan penataan irigasi di Distrik Kaladiri, Kabupaten Nabire Barat, Papua Tengah.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat melalui sektor pertanian dan perikanan yang berkelanjutan.

Kegiatan pembukaan lahan dilakukan di sejumlah area potensial yang direncanakan menjadi kawasan pertanian produktif. Selain pengolahan lahan, penataan awal jaringan irigasi juga mulai dikerjakan untuk mendukung kebutuhan air bagi aktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Langkah ini dinilai penting mengingat infrastruktur irigasi menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian, terutama di daerah yang sedang berkembang seperti Papua Tengah.

- Iklan -
Ad imageAd image

Di lapangan, pengurus koperasi DPW Tani Merdeka Indonesia turut terlibat langsung dalam proses pembukaan lahan dan pengembangan saluran irigasi. Sejumlah tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Lamek Yogi dan Richardo Kadepa.

Kehadiran pengurus organisasi tani di tengah masyarakat menjadi bentuk komitmen untuk membangun pertanian berbasis kolaborasi dan pemberdayaan warga lokal.

Selain membuka akses lahan baru, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan sektor pangan yang dinilai memiliki potensi besar di Papua.

Wakil Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah, Yustus Kadepa, mengatakan pembangunan sektor pertanian harus dilakukan bersama masyarakat agar hasilnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, Papua memiliki sumber daya alam yang sangat besar untuk mendukung pengembangan pertanian dan perikanan apabila dikelola secara serius dan mendapat dukungan infrastruktur memadai.

- Iklan -
Ad image

“Kami ingin berpartisipasi langsung untuk mengembangkan sektor pertanian dan perikanan di tanah kami, dengan usaha dan dukungan pemerintah saya yakin pertanian di Papua juga bisa berkembang,” ujar Yustus Kadepa.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat lokal menjadi kunci utama dalam menciptakan pembangunan pertanian yang berdaya saing sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Yustus juga menilai pengembangan pertanian di Papua tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi pangan, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat kampung.

Menurutnya, langkah pembukaan lahan dan pembangunan saluran irigasi di Distrik Kaladiri merupakan bagian awal dari pengembangan kawasan pertanian terpadu yang diharapkan terus berkembang ke depan.

Selain sektor pertanian, kawasan tersebut juga memiliki potensi pengembangan perikanan yang cukup besar karena didukung sumber daya alam yang melimpah.

Dengan pengelolaan yang tepat, sektor pertanian dan perikanan diyakini dapat menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah Papua Tengah.

Program yang dijalankan Tani Merdeka Indonesia juga disebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pemerintah selama ini terus mendorong optimalisasi lahan produktif di berbagai daerah untuk menjaga ketersediaan pangan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Papua menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian masa depan karena memiliki lahan luas dan sumber daya alam yang mendukung.

Namun demikian, pengembangan sektor pertanian di Papua juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, akses distribusi, hingga kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, keterlibatan organisasi masyarakat seperti Tani Merdeka Indonesia dinilai penting untuk membantu mempercepat pengembangan sektor pertanian berbasis masyarakat.

Selain memperkuat ketahanan pangan, pembangunan irigasi di Kaladiri juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Sistem irigasi yang baik akan membantu petani menjaga ketersediaan air untuk tanaman sepanjang musim sehingga hasil pertanian dapat lebih stabil.

Masyarakat di Distrik Kaladiri pun menyambut positif kegiatan pembukaan lahan yang dilakukan secara bertahap tersebut. Warga berharap pengembangan kawasan pertanian di daerah mereka dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Di sisi lain, pengembangan sektor pangan di Papua juga dinilai penting untuk mendukung pemerataan pembangunan nasional, terutama di wilayah timur Indonesia.

Dengan dukungan pemerintah dan keterlibatan masyarakat, pengembangan pertanian di Nabire Barat diharapkan mampu menjadi contoh pengelolaan lahan produktif berbasis kolaborasi daerah.

Tani Merdeka Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Papua Tengah agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Melalui pembukaan lahan dan pembangunan irigasi di Distrik Kaladiri, Nabire Barat, diharapkan kawasan tersebut dapat tumbuh menjadi sentra pertanian baru yang memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.(*)

Share This Article