TEMANGGUNG, DMNETWORK – Suasana haru masih terasa di lingkungan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Minggu (5/7/2026), ketika rangkaian Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Angkatan II Jawa Tengah telah resmi berakhir.
Di antara rombongan peserta yang bersiap kembali ke daerah masing-masing, DPD TMI Kabupaten Purbalingga tampak belum bergegas meninggalkan lokasi. Hingga siang hari, para peserta masih berkeliling menemui kader dari berbagai kabupaten dan kota untuk berjabat tangan, saling berpamitan, serta mempererat tali silaturahmi yang terjalin selama mengikuti pelatihan.
Rombongan DPD TMI Kabupaten Purbalingga terdiri atas Faris Fitritani, Sidik Saefudin, dan Jauhari Al Jumeno. Mereka didampingi langsung oleh Ketua DPD TMI Kabupaten Purbalingga, Zulhasdi, yang akrab disapa Bang Izul.
Menurut Bang Izul, kebersamaan yang terbangun selama diklat menjadi modal penting untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antarkader Tani Merdeka Indonesia di Jawa Tengah.
“Selama beberapa hari mengikuti diklat, kami bukan hanya mendapatkan materi kepemimpinan dan organisasi, tetapi juga membangun persaudaraan dengan kader dari berbagai daerah. Semangat inilah yang akan kami bawa pulang untuk memperkuat Tani Merdeka Indonesia di Kabupaten Purbalingga,” kata Bang Izul.
Ia mengatakan, sepulang dari Temanggung, seluruh peserta akan segera melakukan konsolidasi organisasi di daerah serta mendukung program kaderisasi yang akan dilaksanakan hingga tingkat kecamatan dan desa sesuai arahan DPW TMI Jawa Tengah.
Diklat TMI Angkatan II Jawa Tengah diikuti ratusan kader dari berbagai kabupaten dan kota. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, organisasi, wawasan kebangsaan, serta penguatan peran Tani Merdeka Indonesia dalam mendukung pembangunan pertanian nasional.
Rangkaian kegiatan ditutup oleh Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Dewan Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia, Sudaryono, yang mengajak seluruh kader menjaga soliditas organisasi dan terus mengawal kebijakan pemerintah yang berpihak kepada petani.***