Aris Munandar: Kami Berdiri di Belakang Prabowo-Gibran Sampai 2029

2 Min Read
Tani merdeka wilayah adat Banokeling siap kawal konstitusi sampai tuntas (foto: Dar)

DMNETWORK – Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Wilayah Khusus Adat Banokeling, Aris Munandar, menegaskan sikapnya untuk tetap berdiri di belakang Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan yang memenangkan Pemilu 2024 dan memperoleh mandat konstitusional untuk memimpin Indonesia.

Menurut Aris, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga konstitusi dan mengawal pemerintahan hasil pemilu sampai akhir masa jabatannya pada 2029.

“Prabowo-Gibran adalah pemenang Pemilu 2024. Karena itu, kami berada di belakangnya untuk mengawal pemerintahan ini sampai tuntas pada 2029. Kalau memang dibutuhkan, kami siap datang ke Jakarta untuk ikut menjaga konstitusi,” tegas Aris.

Ia menambahkan, dukungan tersebut bukan berarti menutup ruang bagi proses demokrasi maupun pergantian kepemimpinan melalui pemilu.

- Iklan -
Ad imageAd image

Jika pada Pemilu 2029 Prabowo kembali maju untuk periode kedua dan kembali memperoleh mandat rakyat, Aris menyatakan dukungan akan diberikan kembali. Namun, apabila rakyat memilih pemimpin yang berbeda, pihaknya juga siap menghormati dan mendukung siapa pun yang memenangkan pemilu secara sah.

“Kalau Prabowo maju lagi dan rakyat memberikan mandat untuk periode kedua, tentu kami akan dukung. Tetapi kalau nanti rakyat memilih pemimpin yang lain, siapa pun pemenangnya tetap harus kita dukung. Karena yang kita kawal bukan orang per orang, melainkan konstitusi dan hasil pilihan rakyat,” ujarnya.

Bagi Aris, demokrasi harus ditempatkan dalam koridor konstitusi. Kritik dan penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara, tetapi pergantian kepemimpinan nasional harus dilakukan melalui mekanisme yang telah ditentukan konstitusi.

“Prinsipnya sederhana. Kita hormati pilihan rakyat dan kita jaga konstitusi. Hari ini Prabowo-Gibran yang mendapat mandat, maka kita kawal sampai 2029. Setelah itu rakyat kembali menentukan,” kata Aris. (Rist)

Share This Article
error: Content is protected !!