Perkuat Akses Bahan Pokok Pedagang, Warung APPSI Pasar Minggu Resmi Diluncurkan

3 Min Read
Warung APPSI resmi hadir di Pasar Minggu untuk memperkuat akses bahan pokok dan permodalan bagi pedagang pasar. (dok APPSI)

DMNETWORK.COM – JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPP APPSI) resmi meluncurkan Warung APPSI di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Harian DPP APPSI, Don Muzakir. Kehadiran Warung APPSI menjadi bagian dari upaya organisasi memperkuat akses pedagang pasar dan masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Don Muzakir mengatakan, Warung APPSI merupakan salah satu bentuk sinergi organisasi dengan sejumlah mitra strategis di sektor pangan, termasuk Perum Bulog, PPI, dan sejumlah BUMN pangan lainnya.

“Dengan adanya Warung APPSI ini, kami dapat menjual kebutuhan bahan pokok kepada masyarakat dan pedagang pasar. Ini semua berkat sinergi kita dengan Bulog, PPI, dan BUMN pangan lainnya,” ujar Don Muzakir.

- Iklan -
Ad imageAd image

Menurut dia, keberadaan Warung APPSI ke depan tidak hanya difokuskan pada penjualan bahan pokok yang mendapatkan dukungan program pemerintah. Jenis komoditas yang tersedia juga akan diperluas, termasuk beras premium.

“Harapan kami ke depannya, Warung APPSI juga bisa menjual kebutuhan beras premium, di luar bahan pokok yang selama ini disubsidi pemerintah,” katanya.

Warung APPSI Akan Diperluas

DPP APPSI juga menyiapkan rencana perluasan gerai Warung APPSI ke sejumlah titik lain di wilayah komisariat APPSI se-Jakarta Selatan.

Langkah tersebut ditujukan untuk memperluas jangkauan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak pedagang pasar maupun masyarakat.

Don Muzakir menilai penguatan akses terhadap bahan pokok menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi pedagang pasar.

- Iklan -
Ad image

Ia juga menyoroti kebijakan pemerintah terkait distribusi bahan pokok bagi pedagang pasar. Menurutnya, arah kebijakan tersebut sejalan dengan perjuangan APPSI dalam mendorong kesejahteraan pedagang pasar tradisional di berbagai daerah.

Dalam konteks tersebut, Warung APPSI diharapkan menjadi salah satu bentuk implementasi program di tingkat lapangan.

Pedagang Juga Didorong Mengakses KUR

Selain menyediakan kebutuhan pokok, APPSI Pasar Minggu juga mendapat amanat untuk ikut menyosialisasikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pedagang pasar.

Salah satu skema yang disosialisasikan adalah akses pembiayaan hingga Rp100 juta tanpa agunan. Program tersebut diharapkan dapat membantu pedagang memperoleh tambahan modal dengan akses yang lebih mudah.

Dengan demikian, keberadaan Warung APPSI tidak hanya diarahkan pada aspek distribusi komoditas pangan, tetapi juga mendukung penguatan usaha pedagang melalui akses permodalan.

Beras SPHP dan Minyak Kita Dijual Sesuai HET

Sejumlah kebutuhan pokok tersedia di Warung APPSI Pasar Minggu. Di antaranya beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dan Minyak Kita, selain sejumlah komoditas kebutuhan pokok lainnya.

Untuk beras SPHP dan Minyak Kita, harga penjualan mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Don Muzakir menegaskan seluruh pengelola Warung APPSI harus mematuhi ketentuan harga tersebut.

“Barang yang dijual tidak boleh melebihi harga HET,” tegasnya.

Kepatuhan terhadap ketentuan harga menjadi bagian penting dalam menjaga tujuan program, terutama agar bahan pokok tetap dapat diakses pedagang dan masyarakat dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.***

Share This Article
error: Content is protected !!