Sudaryono Makan Bareng Siswa di Kupang, Cek Langsung Pelaksanaan Program MBG

4 Min Read
Kepala BGN Sudaryono makan bersama siswa SDK St. Arnoldus Penfui Kupang saat meninjau pelaksanaan Program MBG. (zul/Dmnetwork)

DMNETWORK.COM — Jakarta — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memilih cara sederhana saat meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Alih-alih hanya melihat proses distribusi makanan, Sudaryono duduk bersama siswa SDK St. Arnoldus Penfui dan ikut menyantap menu MBG di ruang kelas 5 pada Rabu, 16 September 2026.

Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah Sudaryono melalui akun pribadinya.

Kedatangan pria yang akrab disapa Mas Dar itu disambut antusias para siswa. Suasana kelas yang semula menjadi lokasi kegiatan belajar berubah lebih cair ketika Sudaryono bergabung bersama mereka pada waktu makan.

- Iklan -
Ad imageAd image

Tanyakan Menu Favorit Siswa

Sebelum makan, Sudaryono bersama para siswa terlebih dahulu mengikuti doa.

Setelah itu, ia membuka percakapan dengan pertanyaan sederhana mengenai menu yang paling disukai siswa dalam program MBG.

“Menu apa yang paling disukai?” tanya Sudaryono.

Para siswa kemudian menjawab secara serempak.

“Ayam,” jawab mereka sembari membuka ompreng MBG yang telah disiapkan.

- Iklan -
Ad image

Suasana kelas pun semakin meriah. Anak-anak tampak menikmati makanan yang tersedia, sementara Sudaryono ikut menyantap menu yang sama.

Momen tersebut membuat kunjungan kerja Kepala BGN berlangsung lebih informal. Interaksi langsung dengan siswa juga memberikan kesempatan bagi Sudaryono untuk melihat respons penerima manfaat terhadap makanan yang disajikan.

Tidak Sekadar Meninjau dari Jarak Jauh

Kunjungan Sudaryono ke Kupang merupakan bagian dari agenda kerja untuk melihat langsung implementasi Program MBG.

Dalam pelaksanaan sebuah program makanan bagi siswa, pengalaman penerima manfaat menjadi salah satu bagian penting yang dapat diamati di lapangan. Karena itu, kehadiran langsung di sekolah memberikan gambaran mengenai bagaimana makanan diterima dan dinikmati siswa.

Sudaryono tidak hanya melihat aktivitas dari luar kelas. Ia ikut duduk bersama siswa dan menyantap makanan yang sama.

Interaksi tersebut juga memperlihatkan sisi lain dari pelaksanaan MBG. Pertanyaan mengenai menu favorit, misalnya, menjadi percakapan sederhana yang dapat menggambarkan respons anak terhadap makanan yang diberikan.

Bagi siswa SDK St. Arnoldus Penfui, kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengalaman yang tidak biasa. Mereka mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Kepala BGN dan makan bersama dalam suasana kelas.

Respons Anak Jadi Bagian dari Evaluasi Lapangan

Program MBG memiliki penerima manfaat langsung dari kalangan siswa. Karena itu, bagaimana anak menerima makanan, menikmati menu, dan merespons penyajiannya menjadi bagian dari pengalaman pelaksanaan program di sekolah.

Dalam kunjungannya ke Kupang, Sudaryono melihat situasi tersebut secara langsung.

Momen makan bersama pun menjadi bagian dari kunjungan yang mempertemukan pejabat pengelola program dengan anak-anak sebagai penerima manfaat.

Bagi para siswa, pengalaman tersebut mungkin sederhana: duduk, berdoa, membuka ompreng, lalu menikmati menu ayam bersama.

Namun, dari sisi pelaksanaan program, interaksi langsung seperti itu memberikan ruang untuk melihat MBG sebagaimana berlangsung dalam keseharian siswa di sekolah.

Kunjungan Sudaryono di SDK St. Arnoldus Penfui akhirnya bukan hanya tentang kehadiran seorang pejabat di sekolah. Ada interaksi langsung dengan siswa, percakapan mengenai makanan yang mereka sukai, sekaligus kesempatan untuk melihat pelaksanaan MBG dari dekat.***

Share This Article
error: Content is protected !!