DMNETWORK.COM — Timnas Indonesia U-20 menunjukkan respons positif setelah hanya bermain imbang pada laga pembuka Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Garuda Muda menundukkan Laos dengan skor 3-0 pada pertandingan kedua Grup H di Stadion Nasional Laos, Kamis (3/9/2026) malam.
Kemenangan tersebut mengantar Indonesia ke puncak klasemen sementara Grup H dengan empat poin dan selisih gol +3. Hasil ini sekaligus menjadi modal penting sebelum menghadapi Australia pada pertandingan terakhir, Minggu (6/9/2026).
Indonesia langsung bermain agresif sejak awal. Tekanan yang dibangun skuad Garuda Muda menghasilkan gol ketika pertandingan baru memasuki menit kelima.
Aleandro Alam mengirim umpan lambung ke area pertahanan Laos. Fabio Azkairawan kemudian menyambut bola tersebut dan melepaskan tembakan keras kaki kanan yang membawa Indonesia unggul 1-0.
Laos sempat mencetak gol pada menit kesembilan. Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah asisten wasit mengangkat bendera karena offside.
Indonesia Terus Menekan
Selepas gol pembuka, Indonesia tetap memegang kendali permainan. Sejumlah peluang tercipta melalui situasi bola mati maupun serangan terbuka.
Pada menit ke-21, Zahaby Gholy yang menjadi eksekutor sepak pojok mengarahkan bola ke gawang Laos, tetapi masih dapat diamankan penjaga gawang.
Dua menit kemudian, Reno Salampessy berhasil lolos dari perangkap offside dan berhadapan dengan kiper Laos. Namun, tembakan kaki kirinya belum menghasilkan gol.
Indonesia kembali memperoleh peluang pada menit ke-27. Lemparan jauh Fabio Azkairawan menciptakan kemelut di depan gawang Laos. Sundulan pemain bertahan Laos bahkan mengarah ke gawang sendiri, tetapi bola membentur tiang.
Tekanan Indonesia akhirnya kembali membuahkan hasil menjelang babak pertama berakhir.
Pada menit ke-39, tembakan Aleandro Alam ditepis kiper Laos. Bola rebound kemudian disambar Zahaby Gholy untuk menggandakan keunggulan Indonesia menjadi 2-0.
Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Gholy Cetak Gol Spektakuler
Memasuki babak kedua, Indonesia memasukkan Arkhan Kaka untuk menggantikan Reno Salampessy.
Kehadiran Kaka langsung memberikan tambahan ancaman bagi pertahanan Laos. Pada menit ke-52, ia mendapat peluang setelah menerima umpan terobosan Aleandro Alam, tetapi penyelesaiannya masih bisa diamankan kiper.
Indonesia kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-62 melalui tendangan bebas Zahaby Gholy.
Mendapat kesempatan dari posisi yang menguntungkan, Gholy mengarahkan bola secara terukur ke sudut kanan atas gawang Laos. Kiper tuan rumah gagal menjangkaunya dan skor berubah menjadi 3-0.
Gol tersebut sekaligus menjadi gol kedua Gholy dalam pertandingan.
Pertahanan Indonesia Jaga Keunggulan
Laos berupaya meningkatkan tekanan setelah tertinggal tiga gol. Namun, serangan tuan rumah belum mampu menembus pertahanan Indonesia yang dikawal I Putu Panji dan kawan-kawan.
Indonesia justru hampir menambah gol pada menit ke-72. Sundulan Arkhan Kaka berhasil ditepis kiper Laos sebelum bola membentur mistar gawang.
Pada menit-menit berikutnya, Garuda Muda masih memberikan tekanan melalui pergerakan Arkhan Kaka dan Rafi Rasyiq. Beberapa peluang kembali tercipta, tetapi tidak menghasilkan gol tambahan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Indonesia tetap unggul 3-0.
Australia Jadi Ujian Berikutnya
Kemenangan atas Laos membuat Indonesia mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan untuk sementara berada di posisi teratas Grup H dengan selisih gol +3.
Setelah bangkit dari hasil imbang kontra Malaysia, Garuda Muda kini menghadapi tantangan berikutnya: Australia.
Pertandingan pada Minggu (6/9/2026) akan menjadi laga penutup Grup H sekaligus kesempatan bagi Indonesia untuk menjaga posisi dan memperbesar peluang melaju ke putaran final Piala Asia U-20 2027.***