Basarnas Mulai Cari Delapan Orang Hilang di Perairan Anak Gunung Krakatau

2 Min Read
Kondisi snak gunung Krakatau yang masih menyemburkan ada tebalnya (foto: istimewa/DMNetwork)

Kapal pencarian berukuran sekitar 40 meter disiapkan untuk mendukung operasi tersebut.

Selasa, 8 September 2026

PANDEGLANG, DMNETWORK – Tim SAR mulai melakukan pencarian terhadap lima wartawan dan tiga orang lainnya yang hilang kontak saat menuju perairan Anak Gunung Krakatau, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Rombongan tersebut berangkat dari kawasan Carita pada Senin (7/9/2026) untuk meliput aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.

Kapal cepat yang membawa rombongan dilaporkan kehilangan kontak setelah perjalanan menuju kawasan gunung api tersebut.

- Iklan -
Ad imageAd image

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan tim SAR dikerahkan untuk mencari keberadaan rombongan.

Kapal pencarian berukuran sekitar 40 meter disiapkan untuk mendukung operasi tersebut.

Pencarian di Selat Sunda

Lokasi hilang kontak berada di perairan Selat Sunda. Kawasan tersebut merupakan jalur laut antara Pulau Jawa dan Sumatera.

Anak Gunung Krakatau sendiri tengah mengalami aktivitas vulkanik. Erupsi yang berlangsung sebelumnya menyebabkan abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut turut memengaruhi aktivitas penerbangan di Indonesia.

- Iklan -
Ad image

Aktivitas gunung api menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam operasi SAR.

Keluarga menunggu kabar

Keluarga para wartawan dan tiga orang lainnya menunggu perkembangan pencarian.

Hingga Selasa, keberadaan rombongan belum diketahui.

Tim SAR masih berupaya menemukan kapal dan para penumpang.

Operasi pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan dan keselamatan personel. (Sumber: Reuters, 8 September 2026; Basarnas Banten)

Share This Article
error: Content is protected !!