DMNETWORK — Tanggal 2 Juni menjadi penanda sejumlah peristiwa dan peringatan penting di berbagai belahan dunia. Momentum ini tidak hanya berkaitan dengan sejarah perjuangan bangsa dan perubahan sistem pemerintahan suatu negara, tetapi juga mencerminkan penghormatan terhadap tokoh berpengaruh hingga tradisi kuliner yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.
Di Indonesia, tanggal tersebut identik dengan sosok Tan Malaka, seorang pemikir revolusioner yang turut meletakkan fondasi gagasan kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, di tingkat internasional, masyarakat Italia memperingati lahirnya republik modern mereka, Amerika Serikat mengenang peran para ibu negara, dan kalangan pecinta kuliner merayakan Hari Ayam Rotisserie Nasional.
Mengenang Tan Malaka, Penggagas Republik Indonesia
Bagi Indonesia, 2 Juni merupakan hari kelahiran Tan Malaka, salah satu tokoh penting dalam sejarah pergerakan nasional. Lahir di Nagari Pandam Gadang, Sumatera Barat, pada 2 Juni 1897, Tan Malaka dikenal sebagai pejuang kemerdekaan, pemikir politik, sekaligus penulis yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan gagasan kebangsaan Indonesia.
Jauh sebelum Proklamasi Kemerdekaan 1945, Tan Malaka telah memperkenalkan konsep negara Indonesia merdeka melalui karya berjudul Menuju Republik Indonesia yang diterbitkan pada 1925. Gagasan tersebut menjadikannya sebagai salah satu tokoh yang paling awal merumuskan bentuk negara Indonesia yang berdaulat.
Atas kontribusinya, pemerintah menetapkannya sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 53 Tahun 1963. Sejarawan dan tokoh nasional Mohammad Yamin bahkan pernah menyebut Tan Malaka sebagai “Bapak Republik Indonesia” karena perannya dalam memperkenalkan konsep republik bagi bangsa yang saat itu masih berada di bawah penjajahan.
Penghormatan bagi Para Ibu Negara Amerika Serikat
Di Amerika Serikat, tanggal 2 Juni diperingati sebagai National First Ladies Day atau Hari Ibu Negara Nasional. Peringatan ini ditujukan untuk mengapresiasi kontribusi para istri presiden yang selama berabad-abad turut memainkan peran penting dalam kehidupan sosial dan politik negara tersebut.
Tradisi peran ibu negara bermula dari Martha Washington, istri Presiden George Washington, yang menjadi figur pertama dalam posisi tersebut pada akhir abad ke-18. Seiring perkembangan zaman, fungsi ibu negara tidak lagi terbatas pada kegiatan seremonial, tetapi juga mencakup advokasi berbagai isu publik, pendidikan, kesehatan, hingga hak-hak sipil.
Hari peringatan ini ditetapkan secara resmi pada 1984 oleh Presiden Ronald Reagan dan sengaja dipilih bertepatan dengan hari kelahiran Martha Washington sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang institusi tersebut.
Italia Merayakan Kelahiran Republik
Tanggal 2 Juni juga menjadi hari yang sangat penting bagi masyarakat Italia. Pada hari itu, negara tersebut memperingati Festa della Repubblica atau Hari Republik, salah satu hari nasional terbesar di Italia.
Peringatan ini berakar pada referendum yang digelar pada 2 hingga 3 Juni 1946, tidak lama setelah berakhirnya Perang Dunia II. Dalam pemungutan suara tersebut, rakyat Italia diminta menentukan bentuk pemerintahan yang akan dianut negara mereka: tetap mempertahankan monarki atau beralih menjadi republik.
Hasil referendum menunjukkan mayoritas warga memilih republik dengan perolehan suara 54,27 persen, sementara monarki memperoleh 45,73 persen. Keputusan tersebut menandai berakhirnya era kerajaan dan menjadi tonggak lahirnya Republik Italia modern, yang kemudian diperkuat dengan pemberlakuan konstitusi baru pada 1 Januari 1948.
Merayakan Popularitas Ayam Rotisserie
Selain peringatan yang bernuansa sejarah dan kenegaraan, 2 Juni juga menjadi momen perayaan kuliner di Amerika Serikat melalui National Rotisserie Chicken Day.
Peringatan ini didedikasikan untuk mengapresiasi ayam rotisserie, yaitu ayam yang dimasak dengan metode pemanggangan perlahan menggunakan alat pemutar khusus sehingga menghasilkan tekstur yang lembut dan cita rasa yang khas.
Hari tersebut pertama kali diinisiasi oleh jaringan restoran Boston Market pada 2015 dan kemudian diakui secara resmi oleh National Day Calendar. Popularitas hidangan ini terus meningkat dari tahun ke tahun dan menjadi salah satu menu siap saji favorit masyarakat Amerika, dengan angka konsumsi yang mencapai ratusan juta ekor setiap tahunnya.
Keempat peringatan yang jatuh pada tanggal 2 Juni tersebut menunjukkan bagaimana satu tanggal dalam kalender dapat menyimpan beragam makna, mulai dari perjuangan kemerdekaan, perubahan politik suatu bangsa, penghormatan terhadap tokoh publik, hingga tradisi kuliner yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. (GRIS HUSODO)