Pemuda harus ikut mengawal. Jangan sampai perubahan yang sedang dilakukan pemerintah hanya menjadi urusan pemerintah
JAKARTA, DMNETWORK— Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menerima Youth Empowerment & Environmental Leadership Award dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan kontribusinya dalam isu lingkungan hidup serta pemberdayaan generasi muda.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-53 KNPI dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
Bagi KNPI, penghargaan itu menjadi pengakuan atas upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam agenda pembangunan yang berkelanjutan. Lingkungan hidup, dalam konteks tersebut, tidak hanya ditempatkan sebagai persoalan ekologis, tetapi juga berkaitan dengan masa depan generasi muda.

Usai menerima penghargaan, Jumhur mengatakan pemuda memiliki posisi penting dalam mengawal perubahan yang berlangsung di berbagai sektor.
Ia mengajak organisasi kepemudaan, termasuk KNPI, untuk tidak berhenti sebagai penerima manfaat pembangunan. Pemuda, menurut dia, perlu terlibat dalam memastikan kebijakan pembangunan berjalan konsisten dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemuda harus ikut mengawal. Jangan sampai perubahan yang sedang dilakukan pemerintah hanya menjadi urusan pemerintah. Ini harus menjadi gerakan bersama,” ujar Jumhur dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/8).
Menurut Jumhur, pemerintah saat ini tengah melakukan perubahan di sejumlah sektor strategis. Perubahan tersebut, kata dia, perlu dikawal agar tidak berhenti pada kebijakan pemerintah, tetapi berujung pada perbaikan kehidupan masyarakat.
Ia menilai keterlibatan pemuda dibutuhkan karena kelompok tersebut memiliki energi, kreativitas, keberanian, serta kemampuan untuk merespons perubahan sosial.
“Kalau pemuda hanya menjadi penonton, maka perubahan tidak akan menjadi gerakan rakyat,” katanya.
Jumhur juga menyinggung agenda pemberantasan korupsi sebagai bagian dari perubahan yang tengah dilakukan pemerintah. Menurut dia, pemerintahan yang bersih merupakan salah satu fondasi agar pembangunan berjalan efektif.
“Praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan dan menggerus kepercayaan publik terhadap institusi negara,” ujar Jumhur.
Ia mengatakan upaya membangun pemerintahan yang bersih tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum. Masyarakat, termasuk pemuda, perlu mengambil bagian dalam membangun budaya integritas.
Penghargaan dari KNPI tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam isu lingkungan, pemberdayaan pemuda, serta agenda pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. (Rist)